HOT TOPICS:
#Nasional





Wamen Kemenag Resmi Tutup PWN XV Palembang

Minggu, 14 November 2021 | 07:27:48 WIB


PALEMBANG- Perkemahan Wirakarya Nasional ke XV di kampus UIN Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan, resmi ditutup oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Zainut Tauhid Saadi Sabtu (13/11/2021).

 

Dalam penyampaian pidatonya, Wamen Kemenag mengatakan, gerakan pramuka berperan penting untuk mencetak pemimpin masa depan. Dan Perguruan Tinggi Keagamaan menjadi tempat berproses para mahasiswa. "Sinergis perguruan tinggi keagamaan dan pramuka menjadi keniscayaan," ungkapnya. 

 

Mahasiswa yang sedang berproses di Perguruan tinggi keagamaan harus mampu membaca zaman dengan baik, mampu berkompetisi.  Namun, saat ini tantangan generasi muda rentan terpapar radikalisme dan exstrimisme, karena tidak berfikir kritis. 

 

"Padahal kehadiran agama untuk menjaga martabat manusia dan pesan utamanya adalah cinta kasih," terangnya lagi. 

 

Kader Pramuka, lanjut Wamen, menjadi duta moderasi beragama. "Kampus moderat harus terus disebarkan dan disampaikan kepada masyarakat," sebutnya. 

 

Sebelumnya, Prof Dr. Suyitno, Direktur DIKTIS Kemenag RI menyampaikan, rangkaian PWN ke XV di Palembang memiliki sisi lain yang berbeda dari kegiatan PWN sebelumnya. 

 

"Distingsi dari PWN sebelumnya, pertama PWN kali ini dilaksanakan di masa pandemi, dan berani mengundang lebih dari 1000 kontingen. Alhamdulillah sampai hari ini, tidak ada terjadi kluster baru. Semua proses dilakukan dengan prokes yang ketat, semua peserta di swab," tuturnya. 

 

Di PWN kali ini Kemenag juga sudah mendapat rekor MURI, yakni membuat pantun moderasi beragama. 

 

"Pantun moderasi beragama yang masuk ke panitia mencapai 35 ribu pantun, dan tercatat sebagai rekor dunia," jelasnya. 

 

Kelebihan ketiga pada PWN kali ini, yakni diikuti secara daring dan luring, bahkan melibatkan perguruan tinggi keagamaan non islam. 

 

"Moderatisme dan ingklusvisme terus kita galakkan di kementrian agama," katanya lagi. 

 

Sementara itu, Rektor UIN RADEN Fattah Palembang Prof Dr Nyayu Khodijah sebagai tuan rumah mengaku bangga dipercaya sebagai panitia. 

 

"Keberhasilan kegiatan PWN adalah buah kolaborasi kementrian Agama Republik Indonesia, dan para pimpinan PTKIN yang digawangi warek III kampus masing masing, pramuka dan adik adik pramuka serta panitia semuanya," ujarnya dalam sambutan. 

 

Ia mengakui, sebagai tuan rumah, apa yang dilakukan tidak semua sempurna. 

"Tentu ada kekurangannya, kami minta maaf yang setulusnya. Kami berterima kasih atas kehadiran seluruh kontingen," sebutnya.

 

Warek III IAIN Kerinci, Dr Halil Khusairi saat diwawancarai menyatakan terimakasih kepada panitia yang telah melayani tamu dengan maksimal. 

 

"Alhamdulillah acara sukses, kami sangat berterimakasih atas sambutannya dari tuan rumah," ungkapnya. (*)



Advertisement

Komentar Facebook