HOT TOPICS:
#Nasional





Momentum Bersejarah: Wisuda Tahfidz ke-6 dan Milad Sewindu Rumah Tahfidz Sahabat-Qu Sungai Penuh

Sabtu, 10 Februari 2024 | 11:13:32 WIB


Sungai Penuh - Kota Sungai Penuh memunculkan sorotan nasional dengan digelarnya Wisuda Tahfidz ke-6 dan Milad Sewindu Rumah Tahfidz Sahabat-Qu pada hari Ahad, (28/01/2024). Dengan tema yang menginspirasi, "Bacalah Al-Quran, kelak di hari akhir ia akan memberi syafaat kepada para sahabatnya", acara ini diselenggarakan oleh LAZISMU Kota Sungai Penuh, menandakan komitmennya dalam pengembangan tahfidz Al-Quran di wilayah tersebut.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Sungai Penuh, Yudesman, M.Ag, dengan bangganya menyampaikan pencapaian gemilang dalam upaya pengembangan pendidikan agama di Kota Sungai Penuh.
"Kami sangat bangga atas pencapaian para Hafidz dan Hafidzah serta dukungan yang diberikan oleh LAZISMU," ucapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Kepala LAZISMU Kota Sungai Penuh, Dr. M. Harya Toni, S.Sos.I., M.A, yang memberikan ucapan selamat serta menyerahkan bingkisan kepada para Hafidz dan Hafidzah terbaik. Beliau menegaskan komitmen LAZISMU untuk menciptakan 1000 Hafidz dan Hafidzah di Kota Sungai Penuh.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi program-program tahfidz Al-Quran sebagai bagian dari upaya kami dalam mendukung pendidikan agama di Kota Sungai Penuh," ungkapnya.

Perayaan ini bukan hanya membanggakan bagi Kota Sungai Penuh, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama dan tahfidz Al-Quran di lingkungan masing-masing. Dengan semangat dan komitmen yang sama, diharapkan semakin banyak generasi muda yang menjadi Hafidz dan Hafidzah serta menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup mereka.

Momen bersejarah ini dilengkapi dengan penyerahan penghargaan kepada para hafidz dan hafidzah terbaik oleh Ketua LAZISMU Kota Sungai Penuh, Dr. M. Harya Toni, S.Sos.I., M.A. Dengan ini, semangat pendidikan agama dan tahfidz Al-Quran semakin diteguhkan, memberikan harapan bagi masa depan pendidikan agama di Indonesia.


Advertisement

Komentar Facebook