Jambi – Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Dr. Ir. H.A.R. Sutan Adil Hendra, MM, yang dikenal luas sebagai Bapak Beasiswa Jambi, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap upaya pemerintah dalam menangani bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Ia menilai penanganan bencana kali ini berjalan optimal, cepat, dan berkelanjutan, sekaligus mencerminkan koordinasi nasional yang kuat.
Sutan Adil Hendra menegaskan bahwa salah satu faktor kunci dalam respons cepat tersebut adalah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, Presiden menunjukkan kehadiran negara yang nyata melalui instruksi tegas, koordinasi lintas kementerian, serta pengerahan sumber daya pemerintah pusat yang masif. “Bencana seperti ini membutuhkan pemimpin yang sigap, dan Presiden Prabowo telah menunjukkan ketegasan dan empati yang jadi penopang utama dalam penanganan darurat,” ujarnya.
Sejak awal peristiwa, pemerintah menggerakkan BNPB, TNI–Polri, Kementerian Sosial, hingga jajaran pemerintah daerah untuk memastikan evakuasi, suplai logistik, dan pelayanan kesehatan berlangsung tanpa hambatan. Bagi SAH, pola kerja cepat ini mencerminkan standar penanganan bencana yang semakin baik dan terukur.
Ia juga menyoroti bahwa Presiden Prabowo tidak berhenti pada langkah jangka pendek saja. Arahan untuk memastikan bantuan berkelanjutan, mulai dari rehabilitasi hunian, pemulihan infrastruktur, hingga pendampingan ekonomi bagi warga terdampak, menegaskan bahwa negara hadir penuh hingga masyarakat siap kembali bangkit.
SAH pun mengajak seluruh kader Partai Gerindra Provinsi Jambi untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan dengan menggalang bantuan dan memastikan distribusinya tepat sasaran. Menurutnya, semangat gotong royong politik harus diterjemahkan dalam aksi nyata agar masyarakat benar-benar merasakan dukungan dari seluruh elemen bangsa.
Dengan apresiasi tersebut, Sutan Adil Hendra berharap sinergi pemerintah pusat dan daerah, dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, terus diperkuat hingga proses pemulihan tuntas. “Bencana ini adalah duka bersama. Dengan kepemimpinan nasional yang kuat dan kerja kolektif semua pihak, kita bisa memastikan masyarakat kembali bangkit dengan lebih cepat dan berkeadilan,” pungkasnya. (*)