Jambi – Di tengah tantangan dunia pertanian yang semakin kompleks, sosok Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Jambi, dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM, tampil sebagai figur yang konsisten memperjuangkan kepentingan petani dan kemandirian pangan daerah. Dedikasinya tidak hanya hadir dalam pernyataan publik, tetapi diwujudkan melalui kerja-kerja nyata yang dirasakan langsung oleh para petani, mulai dari hulu hingga hilir.
Sebagai tokoh yang lama dikenal dekat dengan isu kerakyatan, Sutan Adil Hendra menempatkan ketahanan pangan sebagai agenda strategis. Ia menilai, masa depan Jambi tidak boleh bergantung pada impor pangan atau pasokan dari luar daerah. Karena itu, menurutnya, penguatan petani—baik dari sisi akses benih unggul, pupuk, pembiayaan, teknologi hingga pasar—harus menjadi prioritas.
Di bawah kepemimpinannya, HKTI Jambi aktif melakukan pendampingan kepada kelompok tani untuk meningkatkan produktivitas melalui pola tanam modern, teknologi irigasi efisien, serta penguatan kelembagaan petani. Program-program tersebut diarahkan untuk mengurangi ketergantungan pada cara-cara lama yang kerap membuat petani tak berdaya menghadapi fluktuasi harga dan musim.
Sutan Adil Hendra juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan lembaga keuangan agar pembangunan pertanian berjalan secara berkelanjutan. Menurutnya, petani tidak cukup hanya diberikan bantuan sesaat, tetapi harus didukung dalam ekosistem yang lengkap: mulai dari pendidikan, literasi teknologi, hingga akses pasar yang adil.
Bagi pria yang dikenal luas sebagai Bapak Beasiswa Jambi ini, keberpihakan terhadap petani adalah bagian dari perjuangan panjang membangun kesejahteraan masyarakat. Ketahanan pangan, tegasnya, bukan sekadar isu ekonomi, tetapi menyangkut kedaulatan dan masa depan bangsa. Karena itu, HKTI Jambi harus menjadi motor penggerak perubahan, memastikan petani memiliki posisi tawar dan memperoleh manfaat yang layak dari hasil kerja mereka.
Di lapangan, komitmen itu terlihat dari berbagai inisiatif HKTI Jambi yang digerakkan Sutan Adil Hendra, seperti fasilitasi pemasaran hasil panen, penyediaan alat mesin pertanian (alsintan), hingga penyuluhan bagi petani muda untuk menumbuhkan kaderisasi sektor pertanian. Upaya ini tidak hanya memperkuat produktivitas, tetapi juga menjaga agar regenerasi petani tetap berjalan.
Dengan rekam jejak panjang serta kepemimpinan yang tegas dan berorientasi hasil, dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM kini dipandang sebagai salah satu motor utama dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan di Provinsi Jambi. Perjuangannya bagi petani menjadi bukti bahwa pembangunan pangan tidak boleh berhenti pada slogan, tetapi harus turun ke tanah, menyentuh para pelaku yang selama ini menjadi tulang punggung negeri. (*)