Jambi - Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM atau yang akrab disapa SAH, mengajak seluruh kader Partai Gerindra untuk menjadikan momentum Jumat sebagai penguatan semangat pengabdian kepada masyarakat melalui aksi sosial dan kepedulian nyata terhadap sesama.
Menurut SAH, politik sejatinya bukan hanya tentang kekuasaan, tetapi bagaimana menghadirkan manfaat dan solusi bagi rakyat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi tantangan akibat tekanan harga kebutuhan pokok dan ketidakpastian global.
“Momentum Jumat harus menjadi pengingat bahwa politik itu adalah jalan pengabdian. Kader Gerindra harus hadir di tengah masyarakat, membantu rakyat, menjaga solidaritas sosial, dan menjadi bagian dari solusi,” ujar SAH, Jumat (15/5/2026).
SAH menilai nilai-nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan persaudaraan harus terus diperkuat agar masyarakat tetap memiliki optimisme menghadapi berbagai tantangan ekonomi maupun sosial.
Ia juga menegaskan bahwa semangat kerakyatan yang menjadi ciri Partai Gerindra harus diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari membantu masyarakat kecil, mendukung pelaku UMKM, memperhatikan petani, hingga menjaga stabilitas sosial di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, kader partai tidak boleh hanya hadir menjelang momentum politik, melainkan harus terus aktif membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Kepercayaan rakyat dibangun melalui kerja nyata dan kepedulian. Karena itu saya mengajak seluruh kader untuk terus menebar manfaat, menjaga silaturahmi, dan memperkuat solidaritas sosial,” katanya.
SAH juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan suasana kondusif di tengah masyarakat. Ia menilai stabilitas daerah merupakan modal penting bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Jambi ke depan.
Selain itu, ia berharap kegiatan sosial yang dilakukan kader Gerindra dapat membantu memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian antarsesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan perhatian.
“Jumat adalah momentum refleksi diri, memperkuat nilai kemanusiaan dan memperbanyak kebermanfaatan bagi masyarakat,” tutupnya. (*)